Karteker KNPI Bursel Umar Souwakil Minta Kadis Bangun Rumah di Bursel

Karteker KNPI Buru Selatan Umar Souwakil menggelar Konferensi Pers mendukung pemerintahan baru bupati dan wakil bupati Safitri Malik Soulisa - Gerson Eliaser Selsily, Sabtu {26/6}.

Ambon, Liputan Maluku, —   Karteker Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Buru Selatan Umar Souwakil meminta kepada Kepala Dinas (Kadis) yang terpilih sebagai pembantu bupati dan wakil bupati Safitri Malik Soulisa-Gerson Eliaser Selsily  untuk membangun rumah tinggal di Bursel.

“Jadi saran saya kepada para kadis harus membangun rumah di Bursel sehingga bekerja dan menetap untuk membangun Bursel,”tutur Umar, usai mendampingi Ketua Karteker KNPI Maluku, Saiful Chaniago saat menggelar Konferensi Pers persiapan Musda KNPI Maluku di Cafe Warung Katong Islamic Center, di Ambon, Sabtu, (27/6).      

Umar menuturkan KNPI Kabupaten Buru Selatan akan bersinergi bersama-sama dengan  pemerintahan baru  untuk membangun daerah bertajuk Lolik Lalen Fenak Fena itu. Ia juga mengatakan pihaknya  sangat mendukung dan mengawal pemerintahan baru bunda Safitri Malik Soulissa bupati perempuan pertama di Maluku dan sang wakil bupati Gerson Eliaser Selsily.

“Kami memberikan dukungan dan menjalin silaturahmi yang lebih insentif kepada pemda dan mendorong pemerintah daerah dalam konteks membangun sumber daya manusia dari sisi kepemudaan,”ucap dia.

Untuk itu, ia mengharapkan kepada pemerintahan baru agar memperhatikan  pemuda di Buru Selatan sehingga pembangunan daerah terkawal dengan baik  karena selama sepuluh tahun terakhir terjadi demostrasi dimana-mana akibat kurangnya adanya pendekatan yang bersifat kompromi maupun negosiasi.

Souwakil juga mengapresiasi pemerintahan Safitri-Gerson yang melanjutkan pembangunan sepuluh tahun mantan bupati Tagop Sudarsono Soulisa untuk dibenahi demi kemakmuran masyarakat Buru Selatan lebih makmur dan bersejahterah.  

Ia juga menitipkan beberapa catatan kepada pemerintahan baru, pertama  menuntaskan program visi-misi  yang digalakan  selama  berkampanye. Kedua menghidupkan dan memfungsikan birokrasi. “Kalau kepala dinas yang malas. Ya, diberhentikan saja, karena terpenting adalah membangun Bursel. Karena sejatinya Bursel miliki  kita bersama,”tegasnya. (MG-01)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*